• Telp. (0341) 325267
  • info@sman4malang.sch.id

Gerakan Antikorupsi Melalui Komunikasi Visual

for-web

Sebanyak 66 siswa/i SMAN 4 Malang dari kelas X-XII (semester 1, 3, dan 5) ikut ambil bagian dalam lomba pembuatan Poster dan Karikatur yang diselenggarakan oleh panitia Bulan Bahasa Stetsa (julukan untuk SMAN 4 Malang), Sabtu, 24/9/2016.

Lomba yang bertempat di Gazebo bawah Stetsa ini merupakan salah satu program untuk uraian kegiatan Program Literasi SMA Rujukan. Kebetulan, tahun 2016 SMAN 4 Malang adalah salah satu sekolah di Indonesia yang diberi amanah negara (pemerintah) untuk merealisasikan Program Pengembangan SMA Rujukan tersebut.

Penanggung jawab Program Pengembangan SMA Rujukan yang sekaligus sebagai kepala SMAN 4 Malang, pak Budi Prasetyo Utomo, mengatakan bahwa lomba pembuatan Poster dan Karikatur dengan tema/ desain antikorupsi ini bertujuan agar para siswa Stetsa dan khususnya peserta lomba dapat menghayati pesan-pesan antikorupsi.

“Saya berharap dari lomba pembuatan poster dan karikatur dengan desain dan pesan antikorupsi, dapat menumbuhkan jiwa kalian tentang pentingnya penanaman pendidikan antikorupsi sejak dini”, katanya dihadapan peserta lomba.

Pak Budi berkeyakinan, jika sejak dini kita sudah terampil menanam nilai-nilai pendidikan antikorupsi, nasib bangsa Indonesia akan jauh lebih baik dari sekarang. Sebab itu, lanjutnya, peserta lomba pembuatan poster dan karikatur diharapkan bisa menghayati pesan-pesan antikorupsi dalam karya yang dibuatnya. “Mengingat betapa pentingnya penanaman nilai-nilai antikorupsi pada siswa, saya mengharapkan, jadikanlah ini sebagai titik awal gerakan antikorupsi (walaupun, red.) melalui poster dan karikatur”, tegas pak Budi yang juga sebagai guru PPKn di Stetsa.

Sementara itu salah satu penanggung jawab lomba pembuatan Poster dan Karikatur, bu Shinta Adhisti Oktarini (bu Shinta), mengatakan bahwa dengan pesan antikorupsi dalam desain yang dilombakan, diharapkan peserta dan siswa/i Stetsa semakin tinggi semangat perjuangannya untuk menanam pendidikan antikorupsi.

Menurut bu Shinta, pendidikan antikorupsi juga penting ditunjukkan melalui kreatifitas siswa. Salah satunya adalah kreatifitas mendesain karya seni dalam bentuk poster dan karikatur. Bahkan dalam pandangan salah seorang guru mata pelajaran Seni dan Budaya di Stetsa ini, pendidikan antikorupsi sejatinya bukan tanggungjawab penegak hukum. Tetapi kita semua, apapun profesi dan latar belakang sosio-kulturalnya.

“Dengan lomba pembuatan poster dan karikatur yang didalamnya menyertakan pesan antikorupsi, diharapkan siswa semakin menyadari bahwa pemberantasan korupsi di republik ini tidak semata menjadi tanggungjawab penegak hukum, tetapi juga tanggungjawab setiap anak bangsa”, tegasnya.

Mengenai penilaian lomba dalam pembuatan poster dan karikatur, yang dijadikan tolok ukur sebagai karya terbaik sekaligus pemenang adalah apabila terpenuhinya empat aspek sekaligus. Yaitu kesesuaian tema, komunikatif, originalitas, dan kreatifitas. Dari empat aspek inilah kemudian ditentukan mana yang memiliki nilai etis-estetis tertinggi sebagai pemenang lomba.

Sementara bagi peserta lomba, kegiatan yang dimulai pukul 11.30-15.00 WIB tersebut mendapat sambutan positif. Adalah Alfi Oktavia Aliza, siswa kelas E-1 (semester 1) mengakui ada pesan moral setelah dia mengikuti lomba pembuatan poster dan karikatur tersebut.

“Dengan poster bisa membantu menata pola pikir remaja agar tidak terjerumus dalam tindak korupsi”, kata siswi yang biasa dipanggil Alfy.

Lain Alfy, lain juga bagi Shafa Ralia Shalshabela (Shafa). Siswi yang juga kelas E-1 ini mengatakan ada sisi positif selain pesan moral antikorupsi dalam pembuatan poster dan karikatur, yaitu pengembangan bakat dalam berkarya seni.

“Kegiatan lomba seperti ini bisa sebagai media pengembangan bakat. Kalau perlu sekolah sering mengadakan lomba sejenis yang berbasis pengembangan bakat siswa”, kata siswi cantik berkacamata dengan penuh senyum [*]

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>